inner self

"Mengapa pikiranku sering goyah oleh keinginan duniawi?"
"Dan mengapa hatiku mudah dilukai oleh emosi?"
Ingin sekali rasanya berjarak dengan semua itu!
karena tidak mungkin aku untuk menghindar!

Sekarang pertanyaan itu sudah aku temukan jawabnya.
Dan ternyata jawabannya hanyalah.. "Diam!"

Dengan diam, aku semakin bisa mempertajam intuisiku.
Karena dengan intuisi aku dapat memahami kebenaran secara langsung,
bukan dengan prasangka, bukan dengan logika, dan bukan dengan analisa.

Dengan diam, aku dapat merasakan vibrasi-Nya.
Karena diam adalah medium dimana Dia dapat mengirimkan pesan-Nya
sehingga aku dapat merasakan kehadiran-Nya.

Ternyata diam adalah kekuatan!
kekuatan dimana aku dapat melihat lebih jernih inti segala persoalan.
Diam adalah bahasa komunikasi jiwaku.

Dan akhirnya akupun bersahabat dengan pikiranku sendiri, tanpa jarak.


foto edited from here.

49 komentar:

MATA HATI mengatakan...

satu lagi, diam kadang melukiskan nyali hadapi sesuatu..
Repotnya kl th,ternyata aku ga py nyali huahahaha.. nice posting..

ullyanov mengatakan...

Diam itu emas. Tapi, diam berarti tak berbuat apa-apa. Dan, tak berbuat apa-apa berarti tak akan mendapatkan emas. Jadi, berbuatlah untuk mendapatkan emas itu.

-G- mengatakan...

Ada satu ayat yg sangat saya sukai dan belakangan ini selalu datang dan datang tepat ketika saya gelisah, ayat itu hanya berbunyi: Be still and know that I am God. Jadi, saat membaca puisi ini, saya masukkan ke dalam daftar satu lagi sebuah kebetulan yang sempurna. Terimakasih untuk vibrasi yang nyambung ini (^_^)

GBU.

djoko wahjuadi mengatakan...

...setuju banget...didalam 'diam' ada 'kesempurnaan'...hukum pendulum juga bilang begitu...kalau pendulum sdh 'diam' (tidak lagi goyang kekanan atau kekiri) berarti semuanya sdh seimbang...sdh sempurna...

Cebong Ipiet mengatakan...

_____ (diam)

nirmana mengatakan...

dan akhirnya akupun ikut diam disini memeprtajam intuisi.

Nyante Aza Lae mengatakan...

diam adalah pertahanan terakhir setelah tindakan dan berbicara!

Lyla Journey mengatakan...

bener mas... diem itu emas... tp kalo ditanya orang jgn diem aja hehee... :)

Lyla mengatakan...

mas aku suka dengan kalimat mas yang terakhir "Dan akhirnya akupun bersahabat dengan pikiranku sendiri, tanpa jarak." memang kalo aku lagi ada masalah ya mending diem aja... bersahabat dengan diriku sendiri aja

Jenny Oetomo mengatakan...

Memang dengan diam untuk merenungkan segala perbuatan dan rencana kedepan akan lebih mudah mendapatkan jalan dengan jernih apalagi sudah dilandasi dengan hati yang bersih terlebih dahulu, salam

Natalia mengatakan...

kata2 yang amat sangat dalam..mengena..dan BENAR..diam di dalam badai....i love it...and pertanyaan, itu poto sendiri kah?

harry mengatakan...

wah silent plisss....hhmmmmmmup gag isa ngummuungg nih kang....

diam adalah emas
tapi bukan berarti yang banyak omong bukan emas

enhal mengatakan...

puitis bangeeet...jadi terdiem saya membaca nya....

Qittun mengatakan...

Ngikut diam juga ah...

perlawanan hati mengatakan...

aku hanya bisa terdiam ketika membaca pesan ini.....

RainTurb mengatakan...

aku dan pikiranku,,,

mungkinlkah kami bersatu?

deden mengatakan...

diam adalah perwujudan sikap tunduk pada kekuasaan Allah, namun tetap setelah diawali dengan ikhtiar perbuatan dan ucapan.

Ivana mengatakan...

yeah,,,terkadang kita harus berhenti sebentar dan berdamai dengan diri kita sendiri..

gus mengatakan...

hal terbaik dr seseorang adalah kepintarannya bernegosiasi dengan kenyataan Kang.....

nita mengatakan...

yup, i absolutely agree with you. diam dan hening bisa mendatangkan ketenangan, inspirasi, bahkan kebijaksanaan. it creates peace of mind. sekilas memang tampak pasif, namun jika dilakukan dlm sikon tepat, diam dan hening justru bisa menghasilkan sebuah kekuatan positif

gdenarayana mengatakan...

waduh puisi yg ini cocok banget buat saya suhu ;)

mau saya simpen, klo kesambet lagi kaya waktu ini ^:)^

nyang entu ikon sembah...hehehe

Panda mengatakan...

terkadang, sahabat sejati memang hanya pikiran dan tangisan kita sendiri

suwung mengatakan...

diam sambil merenung nung nung nung

Roni mengatakan...

diam dan terpekur :D

alifahru mengatakan...

bener om...aku sekarang juga sedang mencoba ilmu dan bersabar.... dengan itu hati kita jadi lebih tentram dan lapang

Bani "BBoy Kodok" mengatakan...

saya udah dua minggu ini diam terus mas,,,
tapi diam karena sariawan mas,,he,he...

kata orang diam itu emas,,,
bener mas,, diam itu emang kekuatan,,,
banyak orang kaLah krena omongannya sendiri...

devianty mengatakan...

btl bersbarlah...hehe..hehe...ituluah ilmu yg baik

Witha mengatakan...

Diam membuat kita berpikir lebih jernih dan tenang...

Aby mengatakan...

Kadang sebuah persoalan tidak dapat diselesaikan dengan kata...namun dengan diam...

endar fitrianto mengatakan...

setelah baca saya diam sehingga tidak jadi komentar

Sulae mengatakan...

Benarkah dengan diam semua terselesaikan...

Ahh ternyata tidak....

Jalankan otak dan beraksilah, maka semua akan terselesaikan...

xitalho mengatakan...

pingin komentar apa yah...? diam aja deh.. he..he..

nice poem... about wisdom eh?

ayas mengatakan...

puitis banget n dalem banget maknanya. diam memang kadang lebih berarti daripada untaian kalimat

JALOE mengatakan...

Inner self

judul yang bagus

isi yang bagus

dan ilustrasi photo yang bukan sekedar pajangan..

cuman satu kata

salut

bloggeraddicter mengatakan...

saya mau simpen dan inget di hati aja puisinya suhu :)

terima kasih ;)

met tahun baru 2009 untuk suhu dan keluarga, semoga segala sesuatu yang ingin dicapai bisa terlaksana dengan baik dan sukses :)

salut untuk suhu

indungg mengatakan...

Air Diam Menghanyutkan,..

gus mengatakan...

diam itu emas, bila kita sedang tak bisa memecagkan persoalan. Diam itu permata, ketika tawaran penyelesain persoalan itu mengarah kepada sesuatu yang bertolak belakang dgn kata hati.....

gdenarayana mengatakan...

saya mau diem aja baca komentar yang udah masuk disini dan merasakan pemikiran orang2 dengan kata "diam"

kisah semu mengatakan...

maaf ya bang numpang comment,

aku sependapat denganmu.
namun terkadang egoku meluap,
aku tak kuasa berdiam,
sesekali kuresapi kata-kata-Nya.
Ia tak akan membelaiku bila aku hanya berdiam.

Ia meempakku agar melebihi bongkah batu, menghembusku agar aku lebih lembut dari angin. bahkan Ia selalu mengajarka aku berlaku seperti air.

tapi tidak "Diam"

oeoes mengatakan...

Diam....!!
saya diam saja deh kalo gitu kang gak mau kasih komentar, hehehe

Ulie Azhar mengatakan...

"Diam" ya mas..?

Hm..

Asosiasikan dengan "bercakap-cakap dengan diri sendiri dan hati" ya mas?

Kalo setelah "diam" kemudian aku "bertindak", itu boleh nggak mas?

Just curious.. ^_^

ozants mengatakan...

emang diam bikin kita lebih awas diri. sedikit bicara banyak bertindak...

Lyla mengatakan...

selamat tahun baru 2009 ya mas...

pingin ngeblog mengatakan...

eengh... ke sini lagi dengan diam tafakur (cieee...)

My Journey mengatakan...

was here... happy new year for u and fam :)

hyper mengatakan...

Puisi yang begini yang saya suka,lumayan nambah ilmu.

adhitya mengatakan...

Makanya ada peribahasa, Silent is Gold. Karena justru saat diamlah hati kita diberi kesempatan untuk berinteraksi dengan nurani dan kejernihan...

Presiden Prabowo mengatakan...

Salam hangat untuk keluarga anda!

OKA AYU DYAH SETYORINI mengatakan...

Bersahabat dengan pikiran, tanpa jarak...
Hum...I like It, Mas Belly...